Pemetaan Menggunakan Drone (Bagian 1)

 


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam jumpa di blog Digital Mapping Indonesia (DMI). Di blog ini saya akan berbagi tips dan tutorial seputar pemetaan menggunakan Drone.

Pada postingan ini akan saya coba sampaikan materi yang pertama yaitu PEMETAAN DASAR MENGGUNAKAN DRONE. Pada pemetaan dasar menggunakan drone ini ada 3 tahap yang harus di laksanakan oleh teman-teman setiap kali melakukan pemetaan menggunakan Drone. Yaitu : 

1. Tahap Persiapan

2. Tahap Pengambilan data Dilapangan

3. Tahap pengolahan Data

Baiklah langsung saja ke tahap persiapan. Dalam pemetaan menggunakan Drone ada beberapa persiapan yang harus teman-teman lakukan yaitu :

1.  Drone, ya! ini adalah alat wajib yang harus teman-teman siapkan tentunya. Dan pastikan drone yang teman-teman gunakan support untuk melakukan kegiatan pemetaan. Untuk mengetahui apakah drone yang teman-teman miliki support atau tidak, bisa cek melalui link Daftar Drone yang support Untuk Pemetaan

2. Selanjutnya adalah menginstal Aplikasi pemetaan menggunakan Drone Pada HP android atau I-phone teman-teman. Ada beberapa aplikasi yang bisa di gunakan untuk kegiatan pemetaan seperti :

-. drone deployed

-. Pix4D

-. 3D survey

3. Selanjutnya Adalah Rambu-rambu

Rambu-rambu merupakan penanda titik atau point pada permukaan bidang tanah yang akan di ukur agar dapat di lihat oleh drone. ada 2 jenis rambu yang biasa di gunakan dalam kegiatan pemetaan. yang pertama adalah rambu "CENTER POINT". dan rambu "PENGARAH" . Rambu tersebut biasanya menggunakan bahan yang terbuat dari kertas bufalo berwana merah dan kuning yang saya rangkai seperti pada gambar di bawah ini.

 


 Gambar 1 (Rambu CENTER POINT)


Gambar 1 (Rambu PENGARAH)

 

Rambu rambu tersebut harus dibuat dengan ukuran yang proporsional, tidak terlalu besar agar tidak boros bahan dan tidak terlalu kecil agar dapat terlihat jelas oleh kamera drone. Untuk mengetahui bagaimana ukuran rambu yang pas, teman-teman bisa baca "Tips membuat ukuran rambu yang tepat untuk pemetaan menggunakan drone"

4. Kuota data

Kuota di gunakan untuk Loading Map pada aplikasi pemetaan saat melakukan pemrograman misi penerbangan. Kuota data juga di gunakan untuk menyimpan misi penerbangan secara online.

5. Perlengkapan pembuatan Patok.

Patok di gunakan untuk mengunci rambu pada batas wilayah yang akan di mapping atau di ukur. Kalau saya bisanya tidak pernah menyiapkan patok dari rumah. jadi biasanya kita membuatnya langsung dilapangan menggunakan dahan atau ranting yang ada disekitar lokasi yang akan kita ukur. oleh karena itu teman-teman perlu menyiapkan perkakas yang diperlukan untuk membuat patok dilapangan nantinya, seperti : Golok/Parang/Gergaji kayu. Palu besar (Bodem) Cat Semprot.  

6. Perlengkapan Ukur lainnya.

Perlengkapan ukur lainnya yang juga harus di siapkan meskipun terkadang tidak di gunakan (sekedar berjaga-jaga). karena ada beberapa kasus peralatan ini di gunakan saat melakukan kegiatan pemetaan. Yaitu : Benang Nilon, Meteran Panjang, Kompas (bisa menggunakan fitur yang ada di HP) .

 


 

Gambar 1. Benang Nilon


 Gambar 2. (Meteran Panjang)

 Itu tadi hal-hal yang harus teman-teman persiapakan jika ingin melakukan kegiatan pemetaan menggunakan Drone. Masuk ke Tahap Selanjutnya yaitu Tahap pengambilan Data Dilapangan.  Pada Tutorial saya selanjutnya saya menggunakan aplikasi DRONE DEPLOY.

  • Mengapa Drone deploy Lebih Baik dari aplikasi Pemetaan Yang Lainnya?
  • Pix4D Capture, Drone Deploye dan 3D Survey, Mana Yang lebih Baik ?

 

      Komentar

      Postingan populer dari blog ini

      Pemetaan Menggunakan Drone (Bagian 2)