Pemetaan Menggunakan Drone (Bagian 2)
"POSTINGAN MASIH DALAM PENGEMBANGAN !!!"
Assalamualikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.
Salam Jumpa kembali di blog Digital Mapping Indonesia. di blog ini saya akan mencoba untuk berbagi tips dan tutorial seputar pemetaan menggunakan Drone berdasarkan apa yang saya ketahui.
Tutorial ini merupakan kelanjutan dari materi utama yaitu PEMETAAN MENGGUNAKAN DRONE. jadi jika teman-teman langsung menjumpai halaman ini ada baiknya teman-teman membaca materi awal berupa TAHAP PERSIAPAN yang membahas tentang hal-hal apa saja yang perlu di siapkan sebelum melakukan kegiatan pemetaan menggunakan drone.
Saya harap teman-teman sudah membaca postingan saya yaitu "Pemetaan Menggunakan Drone (Bagian 1)" sehingga teman-teman sudah paham hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum ke lapangan. Oke selanjutnya kita akan melakuan misi penerbangan.
eits... jangan buru-buru langsung ingin terbang ya, ada prosedur yang harus dilakukan sebelum menerbangkan drone teman-teman, yaitu :
1. Pastikan zona wilayah yang akan diterbangkan merupakan zona bebas terbang atau bukan Zona terlarang untuk Drone. Jika ternyata itu adalah zona terlarang "No Flying Zone (NFZ)". maka teman-teman harus meminta izin terlebih dahulu pada instanasi terkait.
2. Melakukan obseravasi pada lokasi sekitar wilayah yang akan di terbangkan. tujuan observasi ini adalah:
a) untuk melihat kondisi geografis pada lokasi yang akan kita ukur dengan tujuan melihat objek tertinggi pada area tersebut, sehingga kita bisa menentukan batas minimum ketinggian yang akan kita gunakan dalam pemrograman misi penerbangan. ini sangat penting, meskipun Drone kita dilengkapi sensor pendeteksi object ada baiknya kita tetap bekerja hati-hati, karena tidak menutup kemungkinan sensor pada drone kita tdak bekerja dengan sempurna.
b) Memastikan bahwa drone kita terhindar dari medan magnet yang mempengaruhi sensor navigasi yang menyebabkan drone kita error.
c) memastikan tidak ada anak-anak yang bermain layang-layang di lokasi yang akan kita ukur.
3. Pastikan GPS pada Smartphone teman-teman diaktifkan kemudian Buka aplikasi Drone Deploye, dan lakukan pendaftaran seperti halnya aplikasi android pada umumnya
4. Jika sudah Login pada aplikasi drone deployed selanjutnya buat “New Projects “ dengan cara :
a) Mengetuk tanda plus(+)
pada lingkaran biru seperti yang di tunjuk pada gambar
c)
Tulis nama folder pada dialog “Create New Folder” kemudian tulis nama folder yang diinginkan kamudian ketuk tombol ”Create”
d) Setelah itu pilih Tab “Project”
e)
Pilih Folder yang baru di buat tadi
f)
Mengetuk tanda plus(+)
seperti yang di tunjuk pada gambar
g)
Pilih “New Project”
i) Usap jendela peta dan tempatkan titik biru berada di tengah-tengah layar, dan zoom layar dengan mengusap dua jari melebar sampai pada tingkat zoom sesuai dengan batas perkiraan area yang akan di ukur. Lalu tempatkan lokasi yang di ukur kedalam kopak area kemudian setelah itu ketuk tombol bertuliskan “Create Project Here”
. Perlu diingat bahwa titik biru tersebut merupakan posisi atau Koordinat pada Hp teman-teman.
j) Kemudian beri nama Project tersebut lalu pilih ![]()
k) Kemudian ketuk tab "MAPS & MODELS".
l) Dari sini kita akan men-Setting batas wilayah yang akan kita ukur dengan menggeser titik putih pada layar android teman-teman. Untuk menambahkan titik, teman-teman bisa seret titik pada bagian tengah garis.
m) Setelah penentuan batas wilayah selesai, selanjutnya lakukan pen-settingan misi penerbangan, pada aplikasi Drone Deploy tersebut :
i. Flight Altitude untuk mengatur ketinggian penerbangan
ii. Enhaced 3D merupakan fitur untuk pemodelan 3D secara detail jika obsi ini di aktifkan , maka aplikasi akan membuat jalur penerbangan secara doubel grid dan konsekuensinya waktu penerbangan menjadi lebih lama dan banyak memakan memori. Fitur ini efektif jika penerbangan antara ketinggian30 - 60 m dengan luasan wilayah maksimal 5 Ha.
iii. Advenced merupakan settingan tingkat lanjut jika tombol ini di ketuk maka akan tampil setingan seperti yang di tunjuk pada gambar di bawah ini.
iv. Pada jendela Advanced Setting terdapat info berupa:
ü Waktu terbang
ü. Luas perkiran area yang akan di ukur
ü. Jumlah image yang di hasilkan dan
ü. kebutuhan battery yang diperlukan untuk menyelesaikan misi penerbangan
6. Setelah Pen-settingan selesai ketik tanda panah “Back” untuk kembali ke jendela utama.
7. Waktunya Terbang. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan lagi sebelum take off , so.. sabar ya 😁:
a) Pastikan Battery remote dan Battery pada Drone terisi Penuh
b) Pastikan memory sudah terpasang dan meiliki kapasitas yang cukup untuk melakukan penyimpanan data
c) Carilah tempat terbuka luas dan datar untuk menempatkan Drone sebelum diterbangkan.
d) Pastikan tidak ada objek yang menganggu saat akan take off, seperti pohon atau atap atau tower.
e) Pastikan Remote kontrol dalam mode “P” bukan mode Sport (jika pada drone teman-teman terdapat fitur tersebut). Karena jika remote dalam mode “Sport” selain berbahaya juga biasanya Drone Deploy tidak dapat mengirim data penerbangan ke Drone, sehingga Drone tidak dapat di terbangkan.
f) Pastikan Kondisi Cuaca dan angin cukup baik. Karena jika angin terlalu kencang akan mengakibatkan boros pada battery dan berbahaya untuk Drone .
8. Jika penerbangan di rasa aman maka selanjutnya adalah menekan Tombol “Ceklis” seperti yang di tunjuk pada gambar dibawah. Maka Aplikasi akan melakukan ceklis dan mengirim data penerbangan ke Drone.
9. Setelah semua terconteng hijau tekan tombol “Star”. maka secara otomatis Drone akan Take off dan melakukan misi penerbangan sesuai dengan program yang telah kita buat tadi.
10. Drone akan melakukan penerbangan secara Autonomous dan akan kembali secara otomatis setelah misi selesai. Jika battery habis tapi misi penerbangan belum selesai, teman-teman tidak perlu khawatir, karena Drone secara otomatis akan RTH. Teman-teman cukup mengganti battery pada drone lalu tekan tombol "continous mission" untuk melanjutkan misi penerbangan.
11. Oke, jika misi penerbangan telah selesai maka tahap selanjutnya adalah mengolah data menggunakan aplikasi Komputer.
Untuk lebih detail silahkan teman-teman tonton videonya langsung di bawah ini. Jangan lupa untuk subscribe dan like-nya ya. jika ada pertanyaan temen-temen bisa komentar langsung di kolom komentar di bawah ini atau melalui channel youtube Petualang amatir.












Komentar
Posting Komentar